Memberikan arahan kepada Anda yang mengarah kepada tingkatan dan keadaan kehidupan yang berimbang pada peningkatan kehidupan lahiriah & batiniah.




Senin, 19 Oktober 2009

DZIKIR SEBAGAI PONDASI KEIMANAN YANG KOKOH

Dalam situasi zaman dan kehidupan yang penuh dengan godaan materi seperti sekarang ini, banyak manusia yang masuk ke dalam golongan orang-orang yang telah hilang pedoman imannya, mereka terombang-ambing dalam kesimpang siuran akidah. Mereka melakukan kesesatan dan penyimpangan dari jalan Allah SWT dalam kehidupan duniawi, namun mereka masih saja menyangka telah berbuat kebaikan. Meskipun mereka mempunyai kepercayaan kepada Allah SWT dan hari kiamat, tetapi sesungguhnya akidah mereka hanyalah ganbaran semu, sebab hati mereka sesungguhnya telah terputus hubungan dengan aktivitas atau amalan hidup mereka. Mereka ini pada hakekatnya berpaham kebendaan (materialis), walaupun kadang kala mereka melakukan kerja-kerja yang berbentuk kerohanian. Tetapi sekali lagi, ini sifatnya semu saja, dan umumnya juga ditujukan untuk hal yang sifatnya keduniawian. Misalnya saja ingin populer, beharap dukungan, atau karena perasaan malu.

Keimanan yang bersemayam di dalam hati kita selayaknya menjadi suatu nilai yang tetap dan tidak berubah-ubah meskipun kita dalam kondisi dan situasi apapun jua. Dengan imanlah kita akan memandang kehidupan di dunia ini hanya sebagai ladang tempat bertanam, untuk mendapat atau memungut hasilnya diakhirat kelak. Dengan iman, kita juga menjadi sadar bahwa hakikat hidup kita sesungguhnya berbanding lurus dengan masa depan kita di akhirat kita nanti. Artinya : jika di dunia ini kita ita hidup secara baik dan benar sesuai dengan tuntunan akidah, maka akan baik dan benar sesuai pulalah keadaan kita di akhirat nanti. Begitu pula sebaliknya jika kita menjalani kehidupan dunia ini dengan buruk, maka akan buruk pulalah nasadepan kita di sana.

Iman laksana sebuah pohon rindang dengan buah yang berasa lezat. Bila kita merawat, memupuk dan menyiraminya dengan benar maka dia akan membuahkan hasil yang baik.

Amalan sholeha adalah buah dari iman. an Iman itu hidup tumbuh bergerak melahirkan amalan yang sholeh; dan membangun menuju kepada keridhoan Illahi. Iman semestinya tidak semata-mata tersimpan beku di lubuk hati, juga bukan semata-mata angan atau sekedar niat baik saja tanpa diamalkan. Karena itu, senantiasalah berbuat segala sesuatu dengan keimanan.

Hidupkan hati kita dengan dzikir, agar kita selalu hidup dengan ketentraman dan kedamaian; http://eyangresi313.blogspot.com/ tanpa tipu daya manisnya kehidupan yang bersumber dari ucapan dan perkataan yang menyesatkan hati.

Tidak ada komentar: