Memberikan arahan kepada Anda yang mengarah kepada tingkatan dan keadaan kehidupan yang berimbang pada peningkatan kehidupan lahiriah & batiniah.




Kamis, 08 Juli 2010

INTELIGENSI


Cara memanfaatkan daya inteligensi akan menentukan kedudukan dan eksistensi seseorang. Oleh karena itu, ketika tidak lagi menggunakan akal sehat dan nalarnya, seseorang dianggap telah tergelincir dalam jurang kebodohan. Sebaliknya, orang yang mampu memanfaatkan akal sehat dan nalarnya akan memperoleh hikmah yang maha luas.

Kebodohan merupakan kekurangan setiap orang untuk mengubahnya, dibutuhkan sikap sabar dalam proses belajar sehingga kekurangan ini suatu saat menjadi sumber kekuatan hikmah. Sehubungan dengan hal ini, sikap sabar memiliki ikatan yang erat dengan daya inteligensinya. Oleh karena itu, ketika tingkat inteligensi seseorang meningkat, kemampuannya untuk mereguk lautan hikmah akan bertambah. Pada tahapan ini, ia akan lebih siap menghadapi segala macam permasalahan dan kesulitan.

Perasaan negative bisa muncul dari kelemahan daya inteligensi seseorang. Perasaan tersebut kadang mencuat akibat daya inteligensi yang berlebihan dan tidak etis, sepeti kelicikan dan tipu muslihat. Pada akhirnya, ia akan terjerumus dalam jurang kebodohan dan tipu daya yang menyebabkannya bersikap temperamental dan kehilangan stabilitas emosional. Dalam istilah lain, orang tersebut telah mengakibatkan batas-batas nalar dan rasionalitas.

Dalam kehidupan ini, setiap orang pasti akan menghadapi masalah, seperti penyakit atau ujian. Masalah ini akan menghampirinya dalam bentuk dan cara yang beragam. Oleh karena itu, orang yang rugi adalah yang bodoh dan tidak mengerti bagaimana cara menghadapi masalahnya dengan cara yang benar. Dan orang yag beruntung merupakan mereka yang bersabar dan tahu bagaimana cara menghadapi permasalahan secara bijak dan benar.





Coppyright Eyangresi313 @2010

17 komentar:

Epenkah mengatakan...

setiap manusia pasti tak luput dari cobaan dan ujian. Selama masih ada nafas maka kita harus siap manghadapi cobaan dari Allah..

julianusginting mengatakan...

kita diberikan akal dan tingkat intelensi yg tinggi untuk berfikir dan berusaha untuk mencari jalan keluar atas masalah kita

blueCITY® mengatakan...

salam


kadang2 aku inteligen
kadang2 aku kebodohan
hehhehehe

HonEyBuNNy mengatakan...

salam ziarah..kita perlu bynkkn pemikiran positif dari negative dalam diri kita..barulag seseorang itu maju,..

Aulawi Ahmad mengatakan...

selama kita menyadari kemampuan dan kekurangan dan memanfaatkannya utk kebaikan pasti semua itu tak akan sia :)

Arif Chasan mengatakan...

wah........ *kurang ngerti ama yg dimaksud.... cuman, ngerti globalnya aja... ^^

dedekusn mengatakan...

Manusia makhluk Tuhan yg ber-Intelegensi tinggi... harus siap dan mampu menghadapi masalah apapun.. :)

EYANG RESI 313 mengatakan...

>>>>> Epenkah : Benar sahabatku, yang terprnting kita selalu positif thinking bahwa cobaan yang sedang kita alami tidak di batas luar kemampuan kita. Sukses untuk sahabatku !

>>>> julianusginting : Itulah salah satu kelebihan kita sebagai makhluk ciptaan-Nya yang paling sempurna. Sukses untuk sahabatku !

>>>> blueCITY : Terimakasih atas kunjungan dan komentar sahabatku. Salam untuk anada dan sukses !

>>>>> HonEyBuNNy : Terimakasih sahabatku atas kunjungan dan komentarnya. Sukses selalu !

>>>>> Aulawi Ahmad : Terimakasih atas masukan komentar yang menunjang postingan tersebut. Sukses untuk sahabatku !

>>>>> Arif Chasan : Terimakasih atas kunjungan sahabatku, sukses ya bro !

>>>> dedekusn : Trims atas komentarnya, dan sukses untuk sahabatku !

Rumah-sehat afiat mengatakan...

tidak berarti dengan intelegensi yang tinggi kita harus berfikir negatif. berfikir ubtuk sebuah kebaikan bukankah itu lebih baik.namun setiap kita punya sisi 2 yang lemah. salam sehat dari kami rumah sehat afiat

rosanakmami mengatakan...

yap
kita udah diberi akal, pikiran, dan perasaan.
orang yang beruntung adalah yang bisa memanfaatkan ketiganya dengan benar dan bijak.


selamat hari Jumat, eyang..
semoga hari ini menyenangkan :D

Happy weekend!!

Bintang mengatakan...

Kecerdasan akan menuntun kita pada hasil terbaik, bila diikuti dengan kepekaan hati dan pertimbangan nurani :)
Nice post!

julie mengatakan...

setuju sama mas julianusginting :D

HASTu W mengatakan...

hmmm... inget postingan yg lalu, akal bisa menjerumuskan, rasa bisa bikin terperdaya....

Itulah sebabnya dibutuhkan inteligensi dan kearifan yg harus belajar dan dilatih terus... menghadapi segala masalah.. makin lama masalah akan makin komplex utk menguji tingkat inteligensi n kearifan kita

Naila mengatakan...

kunjungan bali, maaf baru sempet, setelah sekian lama vacum...

nice posting,^^

EYANG RESI 313 mengatakan...

>>>> Rumah-sehat afiat : Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya.

>>>> rosanakmami : maaf aya baru dapat merespon sekarang di hari Senin. Terimakasih atas komentar dan kunjungannya. Sukses untuk sahabatku.

>>>> HASTuW : terimakasih sahabatku atas kunjungan dan komentarnya yang saling berhubungan dengan sebelumnya.

>>>> Bintang : Tentu dengan kecerdasan kita dapat menemukan hasil yang terbaik, yang tentunya dengan hati dan pikiran yang jernih dan tenang. Terimakasih ata komentar dan kunjungannya.

>>>>> julie : terimakasih atas kunjungannya untuk sahabatku. Sukss untuk anda.

alisnaik mengatakan...

selamat pagi.
lantas bagaimana dengan orang yang memanfaatkan kecerdasaannya untuk melakukan kejahatan ??
apa itu karena intelegensi yang rendah??
terima kasih dan mohon maaf :o

EYANG RESI 313 mengatakan...

>>>> alisnaik : Hal tersebut kembali kepada faktor individu manusianya, karena tidak semua kecerdasan yang dimiliki oleh inteligensi manusia dapat di imbangi oleh hati yang hidup. Hanya dengan keimanan inteligensi dapat terarah dengan positif dan bermanfaat.