
Imperata cylindrical (L…) Beauv. Var. mayor (Nees) C.E. Hubb
Merupakan tumbuhan liar yang tumbuh dimana di tempat terbuka seperti lahan terbengkalai, tepi jalan dan lapangan rumput, terutama di tempat-tempat yang kering. Tumbuh tersebar secara luas di seluruh Indonesia dan dalam jumlah besar. Dapat tumbuh dalam ketinggian 0 – 2.700 m diatas permukaan laut.
Tumbuhan ini tumbuh tegak dan bersifat menahun serta cendrung menguasai semua tempat terbuka. Mudah berkembang biak dengan menggunakan rimpang yang kaku dan tumbuhan menjalar. Batangnya padat dan bukunya berambut jarang. Daun berbentuk pita, tegak, ujungnya runcing, kasar berambut jarang, panjang dan sampai dengan 180 cm, lebar 3 cm, warna hijau.
Bunga tumbuh pada tangkai bunga berupa bunga majemuk, berwarna putih dan mudah diterbangkan angina, pada satu tangkai terapat 2 bulir, letaknya bersusun, yang terletak diatas adalah bunga sempurna dan yang terletak dibawah bunga mandul. Panjang bulir 3 mm, pada pangkal bulir terdapat rambut halus panjang dan padat, warnanya putih. Biji jorong, panjang sekitar 1 mm berwarna coklat tua.
KLASIFIKASI
Alang-alang disebut Imperata cylindrical (l.) Beauv. var. mayor (Ness) C.E.Hubb atau Imperata arundinacea Cyrilla atau Logurus cylindricus L. termasuk ke dalam famili tumbuhan Gramineae atau Poaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah ilalang, hilalang atau kambengan.
SIFAT KIMIAWI
Tumbuhan ini kaya dengan barbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain : manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, dammar, logam alkali.
EFEK FARMAKOLOGIS
Tumbuhan ini bersifat : anti piretik (menurunkan panas), diuretik (peluruh kemih), hemostatik (menghentikan pendarahan), menghilangkan haus, masuk meridian paru-paru, lambung dan usus kecil. Dalam farmakologi Cina tumbuhan ini memiliki rasa manis dan sifat sejuk.
BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan rimpang (daun), bunga dan akar. Dapat digunakan yang segar atau dikeringkan
PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA
Berbagai literature yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dan berbagai Negara dan daerah tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit :
1. Muntah darah. Agar segar 30 -60 grm dicuci bersih, dipotong-potong, digodok dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Minum setelah dingin.
2. Mimisan. Akar segar dicuci bersih, ditumbuk dan diperas airnya sampai terkumpul 100 cc lalu diminum.
3. Air kemih berdarah. Rebus 100 grm dicuci bersih, digodok dengan 2.000 cc air bersih sampai tersisa 1.000 cc.
4. Kencing nanah. Akar segar 300 grm dicuci bersih, dipotong-potong seperlunya, digodok dengan 2.000 cc air bersih sampai tersisa 1.200 cc, ditambah gula batu secukupnya. Dibagi 3 kali minum.
5. Hepatitis akut menular. Akar kering 60 grm digodok dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Dibagi 2 kali minum 10 hari untuk 1 gelas.
6. Rasa haus pada penyakit campak. Rebus 30 grm akar minum sebagai the.
7. Radang ginjal akut. Cuci bersih 60 – 120 grm akar segar, dipotong-potong seperlunya dan digodok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas air. Dibagi untuk 2 – 3 kali minum. Rebus 60 – 120 grm pegagan segar, minum secara rutin.
Coppyright Eyangresi313 @2010