Memberikan arahan kepada Anda yang mengarah kepada tingkatan dan keadaan kehidupan yang berimbang pada peningkatan kehidupan lahiriah & batiniah.




Tampilkan postingan dengan label buah obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buah obat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Juni 2010

DAUN DEWA


Cordyline fruticosa (Linn.) A. Cheval




Perdu tegak jarang bercabang, kecuali bila dipangkas. Tinggi sampai dengan 4 m dan termasuk suku bawang-bawangan. Tanaman ini bias dipelihara sebagai tanaman hias dan tanaman pagar. Juga sering di tanam dikuburan dan sebagai pembatas perkebunan karena warnanya yang menyolok.

Batang bekas daun rontok berbentuk cicin, daun tunggal, ada yang berwarna merah kecoklatan dan ada yang berwarna hijau. Helaian daun panjang berbentuk lanset, panjang 30 -50 cm, lebar 5 – 10 cm, ujung dan pangkalnya runcing. Letak daun tersebar pada batang dan letaknya berjejal denga susunan spiral dan tankainya berbentuk talang.

Bunga bentuk malai keluar dari ketiak daun, panjang sekitar 30 cm berwarna dadu atau hijau ungu, ada juga kurang muda. Buahnya buah buni, bentuknya seperti bola, merah mengkilat. Tanaman ini berasal dari Asia Timur dan terdapat di daratan rendah sampai 1.900 m diatas permukaan laut. Daun muda yang berwarna hijau biasa dimakan sebagai syuran dan bila menanak nasi dengan bungkusan daun yang tua memberikan rasa yang sedap. Perbanyakan dengan stek atau pemisahan tunas.

KLASIFIKASI
Daun Dewa disebut Cordyline fruticosa (Linn) A. Cheval atau Cordyline terminalis (L) Kunth termasuk ke dalam famili tumbuhan Liliaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah Andong, Hanjuang atau Bak mang.

SIFAT KIMIAWI
Kandungan tanaman ini belum banyak diketahui, sehingga kegunaan tanaman ini diketahui berdasarkan pengalaman turun-temurun dan berdasarkan pengalaman secara empiris.

EFEK FARMAKOLOGIS
Tanaman ini bersifat : menyejukan darah, menghentikan pendarahan, menghilangkan bengkak karena memar (anti swelling). Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan ini memiliki rasa manis ambar, sejuk.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Efekfarmakologi ini diperoleh dari penggunaan seluruh tanaman yaitu bunga, daun dan akar.

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA
Berdasarkan berbagai literature yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai Negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sbb :
1. TBC paru dengan batuk darah. Daun kering 15 – 30 grm, atau bunga kering 9 – 15 grm atau akar kering 6 – 10 grm digodok dan diminum.
2. Ancaman aborsi, menstruasi yang banyak, air kemih berdarah dan wasir berdarah. Daun kering 15 -30 grm, atau bunga kering 9 -15 grm atau 6 – 10 grm kering digodok dan diminum.
3. Nyeri lambung dan ulu hati. Daun 15 – 30 grm atau akar 6 – 10 grm digodok dan diminum.
4. Air kemih berdarah, tidak dating menstruasi. Daun segar 60 – 100 grm atau 30 -60 grm akar kering, digodok dan diminum.
5. Sengatan ikan swanggi. Daun dipipis, dipanaskan dan diurapkan ke bagian yang luka.
6. Radang gusi. Kulit dikikis, beri garam sedikit dan dioleskan pada tempat yang sakit.













Coppyright Eyangresi313 @2010

Minggu, 06 Juni 2010

A L P U K A T


Persea Americana Mill,


KLASIFIKASI
Alpukat disebut Persea Americana Mill, atau Persea gratissiman Gaertn termasuk ke dalam famili tumbuhan Lauraceae. Tanaman ini dikenal dengan nama asing advocaat atau avocado pear.

SIFAT KIMIAWI
Tumbuhan ini kaya dengan kandungan kimia, yang sudah diketahui antara lain :
• Buah dan daun mengandung : saponin, alkaloida dan flavonoida.
• Buah juga mengandung tannin, daun juga mengandung polifenol, quersetin dan gula alcohol persiit.

EFEK FARMAKOLOGIS
Dalam farmakologi Cuna dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat :
• Daun : Rasa pahit, kelat. Peluruh kencing.
• Biji : Anti radang, menghilangkan sakit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun bersifat membantu bakteri yaitu menghabat pertumbuhan beberapa spesies bakteri : Staphylococus sp, Pseudomonas sp, Proteus sp, Escherichea sp dan Bacillus sp.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Efek farmakologi diperoleh dari penggunaan daging buah, daun dan biji.

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA
Berdasarkan berbagai literature yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai Negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1. Sariawan. Sebuah isi alpukat yang sudah dimasak diberi 2 sendok makan madu murni, diaduk merata lalu dimakan. Lakukan setiap hari sampai sembuh.
2. Kencing batu. Daun alpukat 4 lembar, 3 buah rimpang teki, 5 tangkai daun randu, setengah biji pinang, 1 buah pala, 3 jari gula enau, dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 ¼ gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 kali ¾ gelas.
3. Darah tinggi, sakit kepala. Tiga lembar daun alpukat dicuci bersih lalu diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah dingin diminum sekaligus.
4. Kulit muka kering. Buah diambil isinya lalu dilumatkan sampai seperti bubur. Dipakai untuk masker, dengan cara memoles muka yang kering. Muka dibasuh dengan air setelah lapisan masker tersebut mengering.
5. Sakit gigi berlubang. Lubang pada gigi dimasukan biji alpukat.
6. Bengkak karena peradangan. Bubuk dari biji secukupnya ditambah sedikit air sampai menjadi adonan seperti bubur, balurkan kebagian tubuh yang sakit.
7. Kencing manis. Biji dipanggang diatas api lalu dipotong kecil-kecil dengan golok, kemudian digodok dengan air bersih sampai airnya menjadi coklat. Saring, minum setelah dingin.
8. Nyeri syaraf dan nyeri lambung. Daun 3-6 lembar, diseduh atau direbus dan airnya diminum.
9. Saluran napas membengkak, menstruasi tidak teratur. Daun 3-6 lembar, diseduh atau direbus dan airnya diminum.
10. Teh daun alpukat. Untuk menghilangkan rasa sakit kepala, nyeri lambung, bengkak pada saluran napas, rasa nyeri syaraf (neuralgia) dan datang haid tidak teratur.









Coppyright Eyangresi313 @2010

Jumat, 07 Mei 2010

A L A M A N D A


Allamanda carthatica L..


KLASIFIKASI
Alamanda disebut Allamanda carthartica L.. termasuk ke dalam famili tumbuhan Apocynaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama lama areuy.

SIFAT KIMIAWI
Kandungan kimia yang terdapat dalam tumbuhan ini : Triterpenoid resim.

EFEK FARMAKOLOGIS
Dalam farmokologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat ; pedas, pahit, hangat, beracun, pancahar (purgative), penyebab muntah (emetik).

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Efek farmokologi ini diperoleh dari penggunaan daun.

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA
Berdasarkan berbagai literature yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai Negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1. Demam. Uap dari godokan daun yang diletakkan di ember atau baskom digunakan untuk menguapi badan yang panas.
2. Sembelit. Minum air seduhan daun.
3. Eczema, bisul, abses dan kurap. Daun secukupnya setelah dicuci, ditumbuk halus untuk dibalurkan ke tempat yang sakit.
4. Membunuh belatung dan nyamuk. Ambil getah tanaman segar dengan cara menumbuk tanaman, tambah sedikit air, semprotkan kepada belatung atau nyamuk.




Coppyright Eyangresi313 @2010