Memberikan arahan kepada Anda yang mengarah kepada tingkatan dan keadaan kehidupan yang berimbang pada peningkatan kehidupan lahiriah & batiniah.




Tampilkan postingan dengan label Kepribadian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepribadian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Agustus 2010

PESAN DUNIA BAYANGAN UNTUK BURUNG GARUDA


Berkisah dari sebuah cerita Dewa Ruci,untuk memenangkan perang Bharata Yudha yang bakal terjadi, selain mencari sekutu sebanyak-banyaknya. Setiap saat,pihak Kurawa selalu berusaha keras untuk mencelakakan keluarga Pandawa. Tujuannya tidak lain agar mereka dapat memenegkangkan perang tersebut. Walaupun berbagai cara telah dilakukukan, namun keluarga Pandawa yang merupakan kekasih para Dewa itu selalu keluar dengan selamat.

Waktu terus berlalu,sekali ini Resi Durna bersama-sama dengan Sayudana tengah berusaha keras untuk menyingkirkan Bima, satu tulang punggung keluarga Pandawa dengan memerintahmya untuk mencari air kehidupan yang terdapat di tengah-tengah Samudra.tanpa berpikar panjang,setelah meminta izin kepada seluruh keluarganya, Bima pun menjalankan perintah sang guru.

Setelah melalui perjalanan yang panjang, berliku serta penuh cobaan yang mengundang maut, akhirnya, Bima pun berhasail mendapatkan pencerahan manakala dirinya bertemu dengan “sejatinya Dewa Ruci”. Dan kejadian tersebut di atas merupakn suatu keadaan yang dapat diharapkan oleh banyak manusia yang mendambakan kebenaran sejati.

Jika saja perjalanan sang Bima mencari air kehidupan diteladani sebagai perjalanan spiritual oleh para pemimpin atau seluruh anak bangsa untuk mengembalikan kejayaan bangsa INDONESIA sebagai mana majapahit, sriwijaya atau pajajaran, maka dalam waktu yang tidak begitu lama kita pun akan kembalai menjadi bangsa yang bermatabat.

Karena analogi dari cerita Dewa Ruci. Sejatinya sama dengan aliran idealisme etis yang meyakini.

  1. Adanya suatu skala nilai-nilai asas-asas moral atau aturan-aturan untuk bertindak.
  2. Lebih mengutamakan hal-hal yang bersifat Spiritual atau pun Mental dari pada bersifat Inderawi atau Kebanaran.
  3. Mengutamakan kebenaran moral dari pada ketentuan kejiwaan atau alami, dan
  4. Lebih mengutamakan hal yang umum dari pada yang khusus.

Sadar atau tidak, hampir seluruh komponen bangsa INDONESIA dipaksa untuk memasuki rana furturisme. Rasanya tidak ada lagi musyawarah utuk mencapai mufakat sebagaimana yang dilakukan oeh para pendahulu dalam memutuskan suatu atau dalam berbagai hal yag di anggap pelik, kecuali suatu sandiwara yang berujung pada hanya untuk aku dan golonganku.

Memang ironis, tetapi begitulah kenyataan yang ada. Padahal apa yang di kejar oleh mereka secara tegas di ungkapkan oleh Kahlil Gibran di dalam sang Nabi ; Kesenangan adalah lagu kebebasan, namun bukan sutu kebebasan sendiri, Dialah bunga-bunga hasrat keinginan.namun bukan buah yang asli…

Jika kita mau menengok kebelalkang, seharusnya, bangsa ini malu pada para pendahulunya yang telah berani menyatukan tekad untuk bersatu membangun kejayaan Nusantara; Sriwijaya, Majapahit, bahkan sumpah Pemuda yang telah membuktikan betapa slogan tersebut bukan hanya sekedar kata-kata kosong tak bermakna. Di era masa lalu, tatkala tekad itu di kumandangkan, maka,bumi pun bergetar, pepohonan merunduk, sungai dan laut menggelora bahkan halilintar pun mengglegar sebagai suatu bukti betapa alam semesta turut merestuinya. Inilah yang menyebabkan sang penerus tidak berani menyelewengkan hal yang sudah di ucapkan karena alam selalu mengawasinya. Jika semangat untuk membangun ke jayaan Nusantara yang di wariskan itu kembali di hidupkan dan di gelorakan agar dalam waktu dekat kita bisa duduk satu majelis dengan putra-putri terbaik dari Negara lain.

Sudah saatnya seluruh komponen bangsa ini kembali kepada jati dirinya dengan berpegang pada apa yang di suratkan oleh Mpu Tantular di dalam kitab sutasoma ,”Bhineka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangarwa”.Artinya;Dengan ke majemukan kita bersatu dan tidak ada kesetiaan yang mendua, kecuali untuk rakyat dan kejayaan bangsa INDONESIA





Coppyright Eyangresi313@2010

Senin, 09 Agustus 2010

BAHAGIA DALAM SEDERHANA


Suatu hal yang paling harus disyukuri dalam hidup ini adalah ketika kita memiliki keluarga yang baik dan bahagia. Mereka tidak hanya membuat kita semakin baik dari hari ke hari, mereka senantiasa menyemangati ketika kita sedang patah semangat sehingga membuat hidup ini serasa lebih berarti.

Sungguh tidak terbayangkan apa jadinya jika hidup tanpa keluarga. Dengan adanya keluarga saat-saat senang, bila kita nikmati bersama sehingga kegembiraan itu berlipat ganda nilainya. Begitu pun pada saat-saat susah, kita saling berbagi, saling memberi semangat dan saling mendoakan sehingga beban hidup pun terasa kurang beratnya.

Ketulusan mencari nafkah untuk keluarga merupakan kunci dari kebahagiaan. Ketulusan memang lebih mudah diucapkan dan dituliskan daripada dipraktekkan, dikarenakan ketulusan berasal dari lubuk hati yang paling dalam. Ketulusan sesungguhnya kehendak untuk memberi tanpa berharap suatu balasan apa pun.

Bila kita senantiasa memberi dengan penuh ketulusan, cepat atau lambat akan menerima balasannya. Itulah hukum mutlak yang sulit dibantah. Tulus memberi segala sesuatu untuk keluarga merupakan nafkah yang sesungguhnya tidak terukur nilainya.

Pemberian yang dimaksudkan di sini tentu saja tidak hanya berupa materi. Kita bisa memberi waktu, perhatian, bahkan senyuman kepada orang-orang yang kita cintai.

Senyuman kita bisa jadi akan menjadi semacam lengkung kecil yang bisa meluruskan banyak hal. Senyuman itu seketika dapat mencairkan hunbungan yang beku. Lagi pula untuk tersenyum kita hanya memerlukan 14 otot dibandingkan untuk cemberut yang membutuhkan 72 otot.

Beratnya beban tanggungjawab untuk keluarga, sesungguhnya merupakan jihad terbesar dan ibadah paling mulia bagi para pencari nafkah. Janganlah bersedih ketika kita seakan-akan telah kehilangan waktu dan kebahagiaan untuk diri sendiri. Ikhlaskanlah semua kenyataan tersebut. Sesungguhnya memang demikianlah sunnatul Hayah (tradisi kehidupan). Beban ini niscaya akan berubah menjadi sedemikian manis selagi kita melakukannya dengan ikhlas dan tulus.

Bagi kita semua para sahabatku yang menjadi tulang punggung pencari nafkah dalam kluarga, hendaknya bersabar atas ketertiban yang dirasakan dalam berjuang melawan kesulitan-kesulitan mencari nafkah kehidupan. Bila kita merasa permasalahan sedemikin pelik dan seakan membuat frustasi maka lihatlah karunia yang diberikan Tuhan atas jihad kita itu. Insya Allah, kesabaran akan memenuhi seluruh relung-relung hati kita dan memusnahkan semua kesedihan yang kita hadapi.

Menghidupi keluarga dengan memberikan nafkah yang halal merupakan salah satu karunia keberkahan dalam rumah tangga. Dalam konteks ini, tentunya tidak hanya zat dari makan tersebut yang perlu diperhatikan kehalalannya, tetapi juga cara mencari nafkah itu sendiri. Bekerja dengan cara yang dihalalkan oleh Tuhan, berusaha dengan semampu mungkin untuk menghindari apa yang diharamkan oleh uhan dalam konteks memperoleh rezeki untuk menafkahi keluarga.

Ketika manusia mampu ngendalikan diri dari dosa, menaati semua perintah Tuhan, memegang teguh akidah, tabah dan tidak mengeluh atas setiap musibah yang menimpanya maka manusia tersebut telah mencapai tingkat hakikat kesabaran yang sebenarnya. Bahwa Tuhan tidak akan pernah tinggal diam dan selalu menjawab doa bagi setiap hambanya yang benar-benar yakin dan ikhlas menerima segala ketetapan dariNya.













Coppyright Eyangresi313 @2010

Selasa, 20 Juli 2010

KODRAT MANUSIA


Ujian dan cobaan merupakan kodrat manusia sebagai makhluk yang berproses menuju puncak perbaikan diri. Oleh karenanya ujian dan cobaan menjadi suatu keharusan buat manusia, terutama bagi orang yang terlalu lemah dalam menguasai jiwa dan pikirannya sendiri sehingga ia suka menempatkan dirinya di atas segalanya.

ujian dan cobaan selalu muncul dari persoalan yang dapat dirasionalkan. jika di dunia ini tidak ada mekanisme ujian dan cobaan, maka hidup akan selalu terlihat monoton, dan seluruh manusia menjadi sederajat; tidak akan ada rasa cinta dan kasih; semua kelabu dan tidak tercerahkan.

Dapat dibayangkan oleh kita, bagaimana seandainya tidak ada mekanisme ujian dan cobaan dalam hidup ini, betapa semua manusia akan terleha-leha dengan kehidupannya, dikarenakan setiap keinginannya akan selalu terkabul tanpa ada usaha serta beserta batu karang yang di hadapan ikhtiarnya tersebut. konsekuensi dari hal ini dapat menjadikan manusia yang sombong.

Kesuksesan manusia dipersentasikan dengan bala cobaan agar manusia tidak mengaku-aku dan juga tidak sombong. Mungkin diri kita tidaklah dapat dipanggil manusia jika tidak bisa menghadapi segala apa yang menghadang jalan hidup kita. Termasuk keluasan jiwa seseorang, jika kita dapat bersabar dalam menghadapi segala cobaan dan rintangan yang menghadang, dan menjadikan hal tersebut sebagai jalan hidup yang pantas untuk dijalani.

Kehidupan dunia tentang segala kebaikan dan keburukan pada hakikatnya merupakan ujian dan cobaan semata-mata bagi manusia. manusia diberi keleluasaan dan jalan untuk memilih keduanya. Kadangkala manusia merasa sangat bahagia dengan kesuksessan yang telah ia renggut. Demikian juga dengan kesuksesan yang telah ia renggut. Demikian juga merasa sedih terhadap perjalanan dan perolehan keduanya itu adalah ujian dan cobaan yang di diperlihatkan.

Dalam memandang kebaikan dan keburukan, seringkali manusia lupa pada hakikat pencapaian hidup, menjadikan keduanya sebagai piranti menuju pada kelegawaannya kelak di akhirat. mereka hanya merassa bahwa hidup ini terbatas pada kebahagiaan dunia saja, sedang keburukan nasib merupakan suatu yang sangat bertolak belakang dengan hampanya untuk tetap hidup. Demikian juga hasratnya untuk menuju pada kehidupan akhirat yang hakiki, tidak pernah ia hiraukan, apalagi ia jadikan suatu komitmen yang dikuatkan.

Untuk para sahabatku semua yang sedang dilanda ujian dan cobaan dalam hidup, yakinlah bahwa kita pasti dapat menghadapi dan melalui ini semua sebagai kodrat manusia yang memang seharusnya kita lalui, walaupun berat namun kita tidak sendiri, karena doa kita selalu menyertai dirimu. Lanjutkan kaya dan ukir prstsi dalam kehidupan, dan genggamlah impian bahwasanya badai itu pasti kan berlalu.

Sukma menjelma sebagai hamba, hamba menjelma pada sukma, nafas sirna menuju ketiadaan, badan kembali sebagai tahah

Kamis, 08 Juli 2010

INTELIGENSI


Cara memanfaatkan daya inteligensi akan menentukan kedudukan dan eksistensi seseorang. Oleh karena itu, ketika tidak lagi menggunakan akal sehat dan nalarnya, seseorang dianggap telah tergelincir dalam jurang kebodohan. Sebaliknya, orang yang mampu memanfaatkan akal sehat dan nalarnya akan memperoleh hikmah yang maha luas.

Kebodohan merupakan kekurangan setiap orang untuk mengubahnya, dibutuhkan sikap sabar dalam proses belajar sehingga kekurangan ini suatu saat menjadi sumber kekuatan hikmah. Sehubungan dengan hal ini, sikap sabar memiliki ikatan yang erat dengan daya inteligensinya. Oleh karena itu, ketika tingkat inteligensi seseorang meningkat, kemampuannya untuk mereguk lautan hikmah akan bertambah. Pada tahapan ini, ia akan lebih siap menghadapi segala macam permasalahan dan kesulitan.

Perasaan negative bisa muncul dari kelemahan daya inteligensi seseorang. Perasaan tersebut kadang mencuat akibat daya inteligensi yang berlebihan dan tidak etis, sepeti kelicikan dan tipu muslihat. Pada akhirnya, ia akan terjerumus dalam jurang kebodohan dan tipu daya yang menyebabkannya bersikap temperamental dan kehilangan stabilitas emosional. Dalam istilah lain, orang tersebut telah mengakibatkan batas-batas nalar dan rasionalitas.

Dalam kehidupan ini, setiap orang pasti akan menghadapi masalah, seperti penyakit atau ujian. Masalah ini akan menghampirinya dalam bentuk dan cara yang beragam. Oleh karena itu, orang yang rugi adalah yang bodoh dan tidak mengerti bagaimana cara menghadapi masalahnya dengan cara yang benar. Dan orang yag beruntung merupakan mereka yang bersabar dan tahu bagaimana cara menghadapi permasalahan secara bijak dan benar.





Coppyright Eyangresi313 @2010

Jumat, 02 Juli 2010

TERAPI UNTUK MENGATASI STRES


Stres dan stres........
Kapan hidup kita akan hidup bahagia ?
Apakah kita tidak bisa keluar dari kesengsaraan ini ?
Uang tidak cukup, kita jadi stres.
Jalan macet, kita bisa jadi stres.
Hidup dikhianati, kita bisa jadi stres.
Kita tertekan dan bisa meninggal karena stres. Inginkah kita meninggal dalam keadaan stres ?
Apakah Allah telah menakdirkan kita sebagai akhli stres dalam kehidupan ini ?

Hadirnya penyakit stres belakangan ini di kalangan kehidupan di atas permukaan bumi ini tidak memandang usia, laki-perempuan, kaya miskin, kiyai ataupun ustad sekalipun. Karena pada zaman sekarang ini jangankan orang awam pengetahuannya tentang agama, bahkan orang yang mengetahui agama pun dapat masuk dalam dunia stres. Dikarenakan tidak terjadinya hubungan batin antara kita sebagai hamba kepada Allah swt. Walaupun ucapan dan prilaku kita selalu mengingat ajaran Allah, namun hati kita sering sekali tidak conect atau nyambung dengan Allah.

Kunci menghindari stres adalah dengan mendekatkan diri kepada jalan Allah swt, agar kita tidak larut pada permasalahan yang menggoncang, tetapi mencari pemecahannya dengan memohon kepada Allah swt.

Seperti janji allah swt dalam firmannya, ".....ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram." (QS: Ar-Ra'd (13) :28)

Allah swt telah menjelaskan seperti diatas merupakan pesan yang menyejukkan. Perkara
apa pun yang kita hadapi terasa mudah dengan mengingat Allah sebagai nutrisi bagi qolbu dan obat segala macam kecemasan. Alangkah ruginya seseorang yang hidup sekali, namun dipenuhi dengan pikiran tegang atau stres.

Jadi apapun yang kita terima atau pun alami, hendaknya diletakkan pada tempatnya dan jangan digantungkan pada hati. hadapi krenyataan dan jangan lari dari kenyataan tersebut, karena hal tersebut tidak dapat mengubah kenyataan ayng ada.

Kunci menghadapi kenyataan yang membawa pada stres adalah keridhoan disertai keikhlasan dari seseorang sertas kesiapan hatinya. Bahwa diri kita sudah bertekad.
Saya siap sukses dan saya siap gagal;
Saya siap jadi pemimpin dan saya siap jadi bawahan;
Saya siap sehat dan saya siap sakit;
Saya siap bekerja dan saya siap menganggur;
Saya siap berpacaran, bertunangan, menikah dan saya siap kehilangan pasangan;
Saya siap kaya harta dan saya siap miskin harta; dll.

Allah swt telah menjamin dengan perkataan-Nya' "Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri kecuali telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguh-Nya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri." (QS: Al-Hadiid (57):22-23)

Allah swt sudah menegaskan bahwa cobaan yang ditimpakan kepada manusia sudah terukur dengan kesanggupan kepada manusia menahannya. Allah adalah Ad-Dhaar (Maha Pemberi Derita) dan Al-Mani' (Maha Pencegah) datangnya derita.

Ketenangan perlu kita miliki karena keyakinan akan datangnya pertolongan Allah dan bahwa semua itu akan sanggup kita hadapi. Tidak ada cobaan Allah yang overdosis. Seperti janji Allah, "Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya...." (QS: Al-Baqarah (2):286)

Allah swt telah menerangkan bahwasabnya Dia Mahatahu akan makhluk ciptaan-Nya. dia Mahatahu kapasitas intelektual, kekuatan iman, kesehatan, daya tahan tubuh, dan keadaan perekonomian semua hamba-Nya.

Mahasuci Allah yang menjanjikan kemudahan di balik semua kesulitan. Satu kesulitan diapit oleh dua kemudahan. Seperti janji Allah, "Karena kesungguhannya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesudah kesulitan itu ada kemudahan." (QS: Alam Nasyroh (94) : 5-6).

Karena itulah kita bisa menetapkan hati akan janji allah ini dengan membahagiakan hati bahwa pasti datang pertolongan; memperingan penderitaan, dengan tidak mempersulitnya, menjernihkan pikiran untuk mencari solusi, semua kesulitan maupun kemudahan yang kita rasakan pastilah memiliki hikmah. Allah menjadikannya pelajaran bagi kita.

Karena itu sangatlah rugi orang-orang yang tidak dapat memperoleh hikmah dari apa yang telah menimpanya. Seperti kata Allah, "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah Maha Mengetahui." (QS: Al-Baqarah (2) : 216)

Kembalikanlah semua kesulitan dan kemudahan kepada pemilik segalanya yaitu Allah swt. Jika diberi kesulitan, kita bersabar dan bermunajat memohon pertolongan. Jika diberi kemudahan ,kita bersyukur dan membagi kemudahan kepada orang lain. Kesulitan dan kemudahan itu harus ditafakuri makna dan hikmah di baliknya. Insya Allah kita menjadi akhli hikmah dan terhindar dari penyakit gelisah dan cemas.

Tips mudah dalam menghadapi stres :
1. Berwudhu lah segera.
2. Lakukan pekerjaan atau kegiatan yang anda gemari.
3. Selalu mngkonsumsi makanan yang halal dan dari sumber yang halal serta sehat.
4. Pelihara sholat lima waktu dan tingkatkan sholat sunah
5. Berdzikir melalui dzikir zahar dan perbanyak dzikir qolbu.
6. Tingkatkan kesabaran dengan keikhlasan u/ menerima disertai sikap u/ tidak mengeluh kepada siapapun kecuali kepada Allah swt.
7.. Tingkatkan dengan memberanikan diri untuk bersadaqoh. Karena Allah paling senang menerima sadaqoh orang yang dalam tingkat kesulitannya tinggi, ia masih mampu bersaqoh.

Ketika manusia mampu ngendalikan diri dari dosa, menaati semua perintah Allah, memegang teguh akidah, tabah dan tidak mengeluh atas setiap musibah yang menimpanya maka manusia tersebut telah mencapai tingkat hakikat kesabaran yang sebenarnya.

Kita sebagai manusia sangat mungkin menghadapi saat-saat sulit, dan hanya dengan bersabar yang dapat membawa kita ke dalam ketentraman jiwa untuk melalui berbagai kesulitan dalam hidup ini. Yakinlah bahwa anda dapat melewati masa ini dengan cara yang benar dan tepat. Serta permasalahan yang sedang hadapi dapat terlewati dan akan mendapatkan penggantian yang lebih baik dari Allah swt.














Coppyright Eyangresi313 @2010

Rabu, 23 Juni 2010

KEPRIBADIAN MANUSIA HAKIKI


Manusia sebenarnya dianugerahi sifat "qiyamun bi nafsihi", namun hanya bagi mereka yang sudah menjadi insan kamil, manusia sempurna atau manusia hakiki yang mampu hidup dengan kehendaknya sendiri.

Seorang anak begitu dilahirkan langsung menyandang hak. Meskipun sebagai bayi ia belum bisa apa-apa, tetapi hak hidup bayi itu harus dipenuhi oleh kedua orangtuanya. Jika hak itu dipenuhi maka si bayi akan bisa melanjutkan hidupnya. Si bayi berhak mendapatkan perawatan yang memadai dan begitu pula ia berhak memperoleh pendidikan untuk bekal hidupnya di kemudian hari.

Setelah bayi tersebut tumbuh secara dewasa dan bebas dari hak pengasuhan orang tuanya, maka giliran pemerintah yang memberikan perlindungan terhadap hak orang tersebut. Sebagai warga suatu negara, ia berhak memperoleh pekerjaan yang layak, mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi dan keamanan dirinya. Barulah yang bersangkutan menunaikan kewajiban sebagai warga negara seperti itu dalam bela negara, turut membangun ketahanan nasional, dan membayar pajak agar roda pemerintahan bisa berjalan dengan baik.

Manusia hakiki juga harus dapat hidup mandiri. Orang yang hidupnya mandiri tidak tergantung pada orang lain, baik tergantung pada individu lain maupun lembaga. Ia benar-benar mandiri. Dalam masyarakat yang mandiri, bukanlah seseorang tergantung pada orang lain atau lembaga, melainkan yang tercipta dalam hidup ini adalah mekanisme atau interaksi bagian-bagian dngan bagian-bagian lainnya dalam suatu keseluruhan sehingga bergerak ke suatu tujuan.

Bukankah dalam kitab suci Al_Qur'an disebutkan bahwa manusia itu dimuliakan oleh Allah SWT di atas sebagian besar makhluk-Nya ?

Bila hak dan kemandirian sudah dipenuhi, maka setiap orang akan memaujudkan kebutuhan berdasarkan kodratnya, yang merupakan potensi kebutuhan. Tentu saja, yang terkandung di dalam kodrat itu mencakup potensi pasif dan aktif. Potensi pasif merupakan kemampuan untuk menerima sebuah aksi. Juga tergolong dalam potensi pasif adalah kemampuan ciptaan untuk dipengaruhi oleh kegiatan Allah SWT sehingga ia bisa berbuat yang seolah-olah melampaui batas-batas kodratnya.

Potensi aktif merupakan kemampuan atau kecendrungan bawaan dari suatu hal untuk menjadi atau untuk menjalankan sesuatu yang spesifik menurut hakikatnya. Jadi, potensi ini merupakan kemampuan atau daya untuk menghasilkan aksi. Sering kali aksi ini merupakan suatu produk, seperti anak atau rumah. Potensi aktif telah memuat di dalam suatu aksi tertentu.

Seseorang yang tdak bisa mewujudkan potensi yang dia miliki mungkin karena ada hambatan dan halangan dari pihak lain. Berarti orang tersebut belum bisa dikatagorikan sebagai manusia hakiki.

Manusia hakiki harus dapat mengaktualisasikan hak, kemandirian, dan kodratnya dalam kehidupan ini. Hal ini harus menjadi landasan masyarakat modern untuk mewujudkan kesejahteraan hidup bersama dan penuh kedamaian.

Allah SWT telah memberikan potensi kepada manusia . Bahkan setiap jiwa telah diberi jalan ketakwaan dan keburukan. Tinggal manusianya, ia memilih untuk membersihkan dirinya atau malah mengotorinya. Tentu beruntunglah orang yang yang membersihkan dirinya dengan selalu berdzikir kepada Allah SWT.

Bahwa Tuhan tidak akan pernah tinggal diam dan selalu menjawab doa bagi setiap hambanya yang benar-benar yakin dan ikhlas menerima segala ketetapan dariNya. Karena SUKSES lahir bukan krena kebetulan atau keberuntungan semata. Sukses terwujud karena di ikhtiarkan melalui perencanaan yang matang; keyakinan doa; kerja keras; keuletan;
niat baik dan yang lebih utama pantang menyerah.


Hidup tanpa sukma sebenarnya merujuk pada paham kesatuan hamba dan Tuhannya. Bahwa manusia yang merdeka itu bukanlah manusia yang mengeluh, tapi manusia yang sanggup berdiri sendiri sesuai dengan kehendaknya. Manusia merdeka pantang mengeluh sehingga suka dan duka pun tiada terasakan. Semangat hidup merdeka iotulah yang memusnahkan rasa takut dan lelah. Jadi, manusia unggul harus sanggup menjadi manusia merdeka.

Manusia unggul merupakan manusia yang sanggup bangkit dengan dzat pribadinya sendiri. Manusia unggul insan kamil atau manusia sempurna byang bertanggung jawab penuh terhadap apa yang dilakukannya. Tetaplah fokus apa yang menjadi arah tujuan hidup kita dunia dan akhirat dan janganlah mengkhianati doa kita sendiri.














Copyright Eyangresi313 @2010

Rabu, 04 November 2009

MENEBAK KARAKTER PRIBADI BERDASARKAN BUNGA

Biasanya karakter pribadi seseorang bisa dibaca berdasarkan tanggal lahir, tulisan, atau juga warna dan musik kegemaran.Penulis akan memberikan sebuah rumus kepada pembaca untuk menebak watak pribadi seseorang. Apakah itu teman, pacar, atau juga diri anda sendiri.

Tahukah anda? Kalau bunga juga melambangkan nilai tersendiri terhadap pribadi anda. Nah, berdasarkan bunga inilah anda bisa menebak watak pribadi seseorang.

Dalam bagian ini kita akan terlebih dahulu membahas rumus identitas diri berdasarkan huruf-huruf yang digunakan dalam nama seseorang.Huruf-huruf itu didentikkan dengan angaka dasar Pythagoras: 1,2,3,4,5,6,7,8,9,0, kemudian dijumlahkan.

Jumlah inilah yang dinamakan karakter. Dan, setiap penjumlahan ini memiliki nilai tetap dalam angka satuan. Jika bertemu dengan bilangan ratusan atau puluhan, harus diperkecil lagi sehingga menjadi bilangan satuan.

Untuk memudahkan penjumlahan itu, kita bisa membuang angka yang berjumlah “0″. Karena, dalam matematika angka 0 tidak memiliki arti hitungan jika berdiri sendiri. Penjumlahan metode ramalan tersebut berdsasarkan rumus berikut :

1 2 3 4 5 6 7 8 9 0
A B C D E F G H I
J K L M N O P Q R
S T U V W X Y Z

Contoh : nama Irwan Suhendra

Cara menghitungnya
Irwan = 9+9+5+1+5 =29
Suhendra = 1+3+8+5+5+4+9+1 = 36
Irwan Suhendra = 29+36 = 65

Hasil tersebut (65) harus kita jumlahkan lagi, yaitu 6+5 = 11.
Karena masih merupakan angka puluhan, berarti harus kita perkecil lagi menjadi 1 + 1 = 2. Jadi hasil dari penjumlah nama Irwan Suhendra adalah adalah angka 2, atau karakter 2, yang dilambangkan dengan bunga melati.


BUNGA WIJAYA KUSUMA (1)
Pada umumnya, orang yang memiliki karakter nama satu, berlambang bunga wijaya kusuma, termasuk jenis orang yang berwatak sebagai berikut:

Cenderung agamis, suka kedamaian dan cinta kasih karena anda membenci keadaan yang menekan. Mudah menyesuaikan diri terutama dalam pergaulan, agak rapuh dan perasa, namun serius dalam hal-hal pribadi, pengertian dan senang berorganisasi, mau mengalah tapi kadang-kadang mudah terpengaruh, kadang-kadang juga nekad.

Dalam mengejar cita-cita anda orang yang sungguh-sungguh karena anda menjunjung tinggi kehormatan dan ilmu pengetahuan. Setia dan cinta kejujuran, tetapi agak lamban dalam bekerja, terutama dalam soal keberhasilan. Meskipun begitu, hasil kerja anda memiliki keualitas tersendiri.
Sifat Positif.

Senang dengan kesibukan, pandai mencari uang, selalu mandiri, serius dalam bekerja, suka bergaul dan kuat. Anda juga orang yang rajin mencari uang, serta pandai menjaga diri. Tekun dan hemat terutama dalam penggunaan uang dan kekuasaan, strategi anda bisa diandalkan. Anda juga termasuk orang yang serba ingin tahu segala hal dan sayang terhadap orang tua. Dalam bekerja anda tidak pernah mengenal kata lelah.

Sifat Negatif.
Terlalu ambisi, selalu menuntut kejujuran orang lain, agak tertutup serta menahan keahlian diri. Anda suka memendam emosi dan sangat perhitungan. Selera dan gengsi anda tinggi serta suka memilih-milih pekerjaan.


BUNGA MELATI (2)
Orang yang memiliki karakter nama dua, berlambang bunga melati. Biasanya memiliki kecendrungan berikut.
Pengertian dan penyayang, sederhana dalam penampilan, cinta kedamaian. Mudah menyesuaikan diri tapi mudah terenyuh, tidak mudah terperangruh oleh orang lain dan suka bekerja sama. Bersifat polos juga agamis.

Anda suka menolong orang lain karena anda berjiwa sosial, tapi sayangnya, anda sering mendapat masalah, dan bahkan sering menjadi sasaran masalah orang lain karena faktor lingkungan juga menekan. Itu sebabnya anda mudah jatuh sakit. Namun begitu, anda adalah orang yang berjiwa pahlawan.

Sifat positif.
Ulet dan serius, ramah tapi pendiam, pekerja tulen, tenang dasn bersahaja dalam bersikap, serta pandai menyakinkan orang terutama dalam bicara. Anda juga pemikir sekaligus pelaksana, disiplin dalam waktu dasn menggemari warna-warna lembut, rajin dan setia, juga tidak suka ditekan. Pekerjaan yang paling cocok bagi anda adalah dibidang pertanian serta hidp dipedasaan, karena anda orang yang menyukai keindahan alam.

Sifat Negatif.
Sering santai di keramaian, menyukai perjalanan, keras dan nekad serta tidak mengenal kompromi.Anda tidak suka dikritik orang lain akrena sikap anda yang agak angkuh dan tertutup.


BUNGA MAWAR (3)
Orang dengan karakter nama tiga yang dilambangkan oleh bunga mawar, biasanya memiliki tabiat seperti ini. Menyukai kesibukan, kurang disiplin dalam bekerja, tidak menyenangi suasana santai.Bagi anda, harta adalah raja didalam dunia karena anda suka menambah dan menumpuk kekayaan.

Berselera tinggi karena materi adalah tuntutan anda. Anda juga pandai bergaul dan berbicara sehingga terkesan memiliki banyak ide. Tak salah kalau lingkungan sekitar menjadikan anda sebagai motor penggerak.

Anda orang yang tidak mudah menyerah, serta ambisius dalam segala bidang. pandai berdagang, meskipun demikian, anda termasuk orang yang agak pelit dan selalu memaksa orang lain untuk jujur dalam soal keuangan.Sayangnya, anda adalah orang yang boros pada diri sendiri.

Sifat Positif.
Ramah dan alamiah, optimis, menyukai segala tantangan, penuh kharisma serta banyak inspirasi penuh pertimbangan dan gigih, serta teguh dalam berpendapat yang disertai rasa percaya diri.Anda berjiwa petualang dan mudah menyesuaikan diri. kediktatoran adalah yang sangat anda benci. Anda juga peka terhadap kritikan dan senang mencoba berbagai macam pekerjaan.

Sifat Negatif.
Agak keras dan selalu gelisah, senang menjadi pusat perhatian sehingga terlalu peracaya diri. Selain itu, anda sering menunda pekerjaan dan sifat anda adalah pemboro.


BUNGA ANGGEREK (4)
Karakter pribadinya terkesan baik, paling senang berdiskusi dan berdebat, sering cuek, tenang dan tidak gegabah serta tidak pernah menyerah. Ana orang yang memahami bahasa, cendrung menjaga jarak, sehingga perasaan anda tajam dan mampu melihat niat buruk orang lain.

Sikap anda yang egois dan suka memaksakan kehendak, selain itu suka menuntut kejujuran orang lain. Dalam berbicara, anda selalu langsung pada pokok persoalan.

Sifat Positif.
Senang pergaulan, penyabar dan mencitai kedamaian, serta menyukai warna-warna lembut, terutama coklat dan putih. Anda pengamat seni dan kesusastraan, sehingga anda cocok jadi pembicara yang baik. Pandai berbinis, bijaksana dan diplomatis, teratur dan waspada. Hubungan dengan kerabat bagi anda adalah sangat penting, sehingga anda loyal dan jujur terhadap atasan. Anda juga termasuk orang yang menyukai barang antik.

Sifat Negatif.
Sifat anda yang penakut, sehingga membuat anda selalu curiga, kurang senang bila dikritik, dan sulit menghadapi perubahan. Anda orang yagn tidak mau mengambil resiko, karena anda memang tidak menyukai hal-hal yang menegangkan.Sering kaku tapi suka memerintah. Sifat anda rapuh dan cengeng, sehingga suka menyendiri.


BUNGA SEDAP MALAM (5)
Pada dasarnya orang yang berlambang bunga sedap malam memiliki kecendrungan berikut. Agak rapuh, senang kesibukan, tidak suka terlibat persoalan terutama dalam urusan cinta, tidak mau berspekulasi dengan masalah yang dihadapi.Sikap anda terkesan pendiam, namun lincah.

Anda orang yang senang dimanja, itu sebabnya anda selalu menuntut perhatian. Kadang-kadang juga nekad, sehingga tidak mudah menyerah dalam menggapai cita-cita.

Sikap Positif.
Berpikir dan bertindak intelek, percaya diri, serius dan bertanggung jawab. Memiliki darah petualang serta organisator yang baik. Sikap anda yang tegas, ramah, dan penuh spontanitas, sehingga agak terlihat dewasa.

Sikap Negatif.
Puas dengan kemampuan diri sendiri, senang mengritik orang lain, gelisah dan ambisius, agak pendendam dan tidak penyabar, serta cendrung hanya memikirkan hari ini. Anda sering melecehkan pendapat orang lain, serta bersikap santai. Dalam urusan asmara, anda selalu mengutamakan kecantikan dan ketampanan karena anda memiliki selera tinggi terhadap lawan jenis.
Sayangnya, anda sering keliru melihat sosok seseorang, sehingga anda mudah percaya dan mudah tertipu.


BUNGA KEMUNING (6)
Pada prinsipnya, orang-orang yagn berkarakter nama enam yang disimbolkan oleh bunga kemuning, memiliki kecendrungnan dan watak seperti dibawah ini.

Anda orang yang hangat dan romantis, serius dalam asmara, tapi sering tergoda oleh lawan jenis dan sering terlihat skandal asmara. Senang berorganisasi, mudah menyesuaikan diri, dan memiliki gaya bahasa yang hidp karena anda berbakat menjadi penulis. Sikap anda acuh tak acuh namun serius, berani, tapi misterius, serta mudah terpengaruh dalam pergaulan.

Sifat Positf.
Pemikir yang serius, oraganisator ulung, cerdik dan hebat, serta tidak suka berburu-buru. Anda populer dan menyukai ketenangan, bekerja keras untuk memenuhi keinginan, selera terhadap lawan jenis tinggi, dan memandang cinta sebagai sesuatu yang penting dalam kehidupan. Anda menyukai berbagai aktivitas, dan banyak yang mengagumi, karena sosok anda laksana primadonna diatas panggung.

Sifat Negatif.
Tidak mudah percaya kepada orang lain, dan tidak mudah menerima kegagalan, bersifat dingin, dan suka memanjakan diri. Anda menyukai orang lain yang mengetahui urusan pribadi, kadang-kadang kejam dalam menghadapi perasaingan, sehingga anda tidak mudah memaafkan. Anda juga orang yang sering terlibat skandal percintaan.


BUNGA FLAMBOYAN (7)
Orang-orang yang dinaungi bunga flamboyan biasanya memiliki kecendrungan berikut.
Serius dan memiliki prisip, pantang menyerah, pandai menghargai diri sendiri, tapi sering meremehkan orang lain. Anda orang yang fanatik dalam beragam, nekad dan berani, dan tidak suka bersandiwarna.

Anda tidak mau terlalu menyanjung orang lain, karena anda berambisi untuk menjadi pemimpin.Tidak menyukai segala hal yang bersifat mistik, ekstrim dan tidak menyukai masalah. Mandiri dan tidak cengeng, tapi juga kadang-kadang mudah terlibat tindak kejahatan.

Sifat Positif.
Berpenampilan menari, jujur dan terbuka, setia, mandiri,d an variatif. Anda gemar menolong, dan menyukai hal-hal baru. Tidak serakah dan pandai mengelola yang sudah ada, ramah, humoris, danmudah bergaul. Anda juga menyukai perjalanan.

Sifat Negatif.
Kadang-kadang mudah frustasi, karena anda sulit menerima kegagalan, senang menjadi pusat perhatian, dan sering tenggelam dalam hobi. Tidak mau terikat oleh segala peraturan, dan mudah marah.


BUNGA BOUGENVILE (8)
Biasanya, orang yang memiliki karakter nama delapan yang dilambangkan oleh bunga bougenvile memiliki kecendrungan beriktu. Senang memikirkan orang lain, karena anda adalah dermawan. Penuh pertimbangan, jujur dan berwibawa, tidak mudah terpengaruh, dan sering telibat masalah serius.

Sikap anda yang dewasa sehingga menjadi sasaran orang lain untuk diajak bertukar pikir. Anda berbakat menjadi pemimpin karena anda berjiwa pahlawan.

Sifat Positif.
Imajinatif dan mudah bergaul, menyukai ketenangan, humoris, dan bijaksana, serta menyukai hal-hal yang baru. Senang berolah raga, ramah, sopan, dan jujur, serta memiliki rasa belas kasihan yang tinggi, sehingga menarik bagi lawan jenis.

Sifat Negatif.
Selalu emosi dan egois, agak keras kepala, dan suka memisahkan diri dari keluarga. Ambisius tapi pesimistis, sering bimbang, tertutup dan kurang pandai, serta mudah terpengaruh. Anda tidak suka ditekan orang lain, dan sering bertindak over acting.


BUNGA TERATAI (9)
Lambang bunga teratai menunjukan watak dan kecendrungan seseorang sebagai berikut :
Senang berorganisasi dan suka menonojokan diri, penampilannya acuh tak acuh meskipun sedang butuh, juga kurang bertanggung jawab.

Anda kadang-kadang terlibat tindak kejahatan, sehingga berani berspekulasi dengan ketidak jujuran, berselera tinggi.

Sifat anda yang egois dan mau menang sendiri, menyebabkan anda suka menyela perkataan orang lain. Jika terdesak, anda suka melakukan perdebatan.

Sikap Positif.
Senang berorganisasi, dan menyukai segala hal yang baru. Mandiri, serta selau tegas dalam berbicara.

Sikap Negatif.
Sifat negatif anda sama dengan watak dan kecendrungan diatas, yang dilambangkan dengan bunga teratai.


Copyright Eyangresi313 @2009