Memberikan arahan kepada Anda yang mengarah kepada tingkatan dan keadaan kehidupan yang berimbang pada peningkatan kehidupan lahiriah & batiniah.




Kamis, 27 Mei 2010

FALSAFAH GURU BISU


Manusia merupakan pusat terjadinya proses perubahan (agent of social process). Sebagai makhluk sosial manusia lekat dengan lingkungannya. Melalui hubungan social inilah tiupan angin budaya menerpa lautan hati manusia, sehingga membuat pribadi manusia bagaikan kapal tanpa nakhoda.

Di antara makhluk-makhluk yang Allah Swt ciptakan, manusia adalah makhluk yang sempurna dari ciptaan yang di ciptakan Allah Swt di alam jagad raya ini. Struktur postur tubuhnya juga memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh makhluk Allah Swt lainnya. Keterangan manusia yang terbaik dari makhluk lainnya salah satunya di temukan dalam firman Allah Swt dalam Al-Qur’an,”Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”(QS: At-Tin 95 : 4)

Merujuk kepada ayat tersebut seyogianya manusia harus banyak-banyak bersyukur dan berterimakasih kepada Sang Pencipta dengan menjalankan perintah dan menjauhkan segala yang dilarang-Nya. Bukan sebaliknya kedudukan mulia tersebut menjadi legalitas manusia untuk bersifat angkuh dan berbuat semaunya terhadap makhluk-makhluk lainnya, atau manusia satu-satunya yang pantas menjadi soko guru untuk semua makhluk yang ada di alam jagad ini.

Perlu diingat bahwa manusia yang diciptakan sebagai makhluk terbaik, tidaklah memenuhi totalitas sosok pribadi manusia secara utuh. Ini berarti manusia juga punya banyak kekurangan. Dikatakan yang terbaik bias jadi karena ia punya bentuk postur yang sempurna dan punya kelebihan dapat berpikir dibandingkan dengan makhluk yang lainnya. Kelebihan tersebut akan menghantarkan manusia pada kesempurnaan yang hakiki, tentu bila dipergunakan dengan baiki untuk mencari kekurangan-kekurangannya di alam yang pada hakikatnya guru bisu manusia. Sebaliknya, manusia akan lebih rendah dari binatang jika keliru memanfaatkan fasilitas yang Allah Swt berikan kepadanya. Sebagaimana firman Allah Swt dalam Al-Qur’an,”Kemudian Kami kembalikan dia (manusia) ke tempat yang serendah-rendahnya.”(QS: At-Tin 95 : 5 )

Diantara guru bisu manusia di alam jagad ini adalah ikan-ikan di lautan. Allah Swt menciptakan ikan di lautan memang untuk di konsumsi. Makanan yang berprotein tinggi untuk tubuh jasmaniah. Selain itu juga sebenarnya Allah Swt menciptakan ikan di lautan menjadi pengajaran yang termasuk ke dalam “kauniah-Nya”

Bagaimana dengan falsafa guru bisu yaitu ikan di laut untuk manusia ? yang berarti “Manusia dengan kelebihan potensi berpikir hendaknya jangan hanya memikirkan atau meneliti apa dan berapa protein ikan laut, tetapi juga membaca bagaimana sisi kehidupan ikan di laut agar menjadi pengajaran menjadi protein ruhaniah manusia.”

Manusia terkadang ada yang berbuat melebihi binatang. Namun, dapat dipastikan tidak satu orang pun yang mau disetarakan dengan binatang. Itu dikarenakan manusia merasa lebih tinggi dan mulia kedudukannya. Dengan perasaan yang tingginya itu manusia kadang menjadikan manusia lupa bahwa dirinya adalah makhluk yang berperasaan. Untuk itulah manusia perlu banyak belajar kepada soko guru bisu (kauniah) di antaranya adalah ikan di laut.

Falsafa dalam pengertian yang tidak panjang adalah pedoman atau konsep hidup. Memfalsafahkan hidup dengan falsafa ikan di laut pada abad modern ini bukanlah hal yang tidak mungkin. Ikan di laut adalah sosok makhluk yang boleh dikata tegar dari kondisi kelautan; asin airnya tetapi ikan ke manapun ia berenang tidak ikut asin, kecuali ia harus mati. Sehingga timbulah nasihat orang tua kepada anaknya, “Jadilah kamu sperti iakan di lautan yang tidak pernah teperdaya keadaan”.

Sebesar-besarnya ikan di lautan adalah kecil juga, luas lautan dengan air asinnya tidak dapat menjadikan ikan ikut menjadi asin. Demikian Allah Swt menciptakannya buat pengajaran kepada manusia. Manusia juga memiliki lautan dalam dirinya; luasnya tiada berbatas, dalamnya tiada berdasar, yaitu hati. Itulah hati dalam tubuh ini. Namun tidak sedikit manusia yang tenggelam ke dalam lautan hatinya sendiri. Sehinggakemuliaan dirinya ternoda dan terpuruk ke lembah kenistaan sebagaimana yang di sabdakan oleh Rasulullah saw, ”Sesungguhnya dalam diri manusia itu terdapat segumpal darah. Apabila baik ia, maka baiklah seluruh jasad ini, dan apabila rusak ia maka rusaklah seluruh tubuh, ketahuilah hal itu adalah hati.” (Hadist Qudsi)

Manusia masih belum mampu memakai filosofi ikan di lautan yang tidak dapat diwarnai asinnya lingkungan air laut, kecuali ia sampai mati atau yang di sebut dengan ikan asin. Gebyar warna dunia dan derasnya akulturasi budaya sering kali mewarnai kehidupan manusia sehingga tidak jarang mereka rela mengorbankan yang paling prinsip sekalipun. Hal ini terjadi karena hati manusia yang tidak stabil yang membuat manusia terempas dan tenggelam dalam lautannya sendiri, Allah swt menjelaskan dalam firman-Nya, “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah. Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir.” (QS: Al-Ma’arij 70 : 19 – 21)

Dari manapun datangnya kebenaran ada baiknya bila setiap dari diri kita tidak melewatkannya. Untuk itu tidak ada ruginya jika kita melihat falsafa dari guru bisu (kauniah) yang memberi pembelajaran dan pemahaman tindakan jelek yang sudah di luar batas, bahkan jauh kelewat batas. Batasannya norma etika, nilai-nilai dan hukum yang berlaku dalam syariat agama dalam mencari taufiq, rahmad dan ridho Illahi dalam kehidupan. Dikarenakan bakal datang zaman gila di akhir zaman dalam kehidupan manusia sehari-hari.


Apa yang dimaksud dengan zaman gila seperti sabda Rasulullah saw, “Bila perempuan sudah menyerupai laki-laki dan sebaliknya laki-laki menyerupai perempuan atau apabila anak sudah tidak lagi kenal orang tuanya, jika anak jadi raja di rumah orang tuanya, bila pembantu melhirkan anak-anak majikannya.” (Hadist Qudsi) Atau juga budaya makan-memakan dan budaya makan siapa telah merebak dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, inilah yang dimaksud zaman gila di akhir zaman. Dimana pada zaman ini membudaya sifat mengkhianati sesama manusia dengan manusia, manusia dengan alam, manusia terhadap doanya sendiri dan banyak lagi pelanggaran norma-norma prinsip yang membuat gugurnya peradaban suatu nilai yang membuat kehancuran diatas permukaan bumi ini.

Bila benar rujukan itu, budaya makan-memakan dan makan siapa, sepertinya ada benarnya kebiasaan dan budaya ini jika kita pandangi fenomena abad sekarang. Boleh jadi itulah yang di maksud oleh filsafat guru bisu (kauniah) yang di contohkan oleh ikan laut. Tidak mengorbankan yang menjadi prinsip dalam kehidupan. Bila manusia terus bergilas dan bergelut dengan kecurangan, kebohongan, ketidak adilan nurani terasa berontak, bila mundur akan jadi sebaliknya terinjak-injak dan tergilas perputaran roda zaman. Banyak sebutan kalimat di tengah-tengah kehidupan di masyarakat yang berbunyi, “Ikut gila tidak tahan, enggak ikut bila nggak kebagian”. Demikianlah yang terjadi di masyarakat modern sekarang ini.

Mungkin di sinilah pertarungan antara kata benar dan salah, antara hak dan batil, antara tertindas dan menindas, dan antra memakan dan dimakan. Hal seperti ini telah digambarkan oleh Rasulullah sawdalam sabdanya, “Orang yang berpegang dengan kuat pada agamanya seperti ia menggenggam bara api dengan erat”. Digenggam keras-keras telapak tangan terbakar hangus, panas tidak terhingga, dan jika dilempar atau dibuang, telanjang kita tanpa iman dan agama. Bahkan bias jadi manusia itu sendiri yang akan dibakar oleh Allah Swt di api neraka.

Mungkin seperi itulah gambaran iman atau keimanan masyarakat di tengah-tengah kehidupan sehari-hari pada zaman modern ini baik di kota maupun di pedesaan. Bila diperhatikan pada saat ini, sebagai akibat akulturasi budaya modern yang menjadi pemain bukan hanya orang-orang elite, orang alit pun berani lempar dan tendang iman. Bukan hanya petani yang berdasi yang sering melakukan lempar-lemparan dan tendang-tendangan, petani desa pun ikut bermain karena sang petani menganggap cocok tanam tidak lagi cocok pada budaya modern yang industrial, akhirnya apa saja yang cocok dengan keinginan tanpa harus melihat halam dan haram, boleh dan tidak boleh, asal cocok, jadilah. Demikianlah kenyataannya yang terjadi ditengah-tengah masyarakat.

Seberuntung-untungnya orang yang lupa, masih beruntung orang yang beriman dan waspada. Kita hanya bias berdoa dan berharap meskipun tranformasi budaya tidak dapat dihindari dari berbagai dunia yang selalu sarat mempengaruhi sisi-sisi kehidupan manusia. Mungkin bisa saja karenanya kita lupa dan terbuai oleh embusan angin “Surga” atau yang semacamnya. Beruntunglah jika diri kita sebagai manusia masih memiliki iman dan waspada.

Demikianlah falsafa guru bisu (kuniah) manusia untuk selalu jangan melepas apalagi melempar piranti hidupnya yaitu keimanan agar tejaga dan diselamatkan di dunia dan akhirat



Coppyright Eyangresi313 @2010

Jumat, 07 Mei 2010

ALANG-ALANG


Imperata cylindrical (L…) Beauv. Var. mayor (Nees) C.E. Hubb

Merupakan tumbuhan liar yang tumbuh dimana di tempat terbuka seperti lahan terbengkalai, tepi jalan dan lapangan rumput, terutama di tempat-tempat yang kering. Tumbuh tersebar secara luas di seluruh Indonesia dan dalam jumlah besar. Dapat tumbuh dalam ketinggian 0 – 2.700 m diatas permukaan laut.
Tumbuhan ini tumbuh tegak dan bersifat menahun serta cendrung menguasai semua tempat terbuka. Mudah berkembang biak dengan menggunakan rimpang yang kaku dan tumbuhan menjalar. Batangnya padat dan bukunya berambut jarang. Daun berbentuk pita, tegak, ujungnya runcing, kasar berambut jarang, panjang dan sampai dengan 180 cm, lebar 3 cm, warna hijau.
Bunga tumbuh pada tangkai bunga berupa bunga majemuk, berwarna putih dan mudah diterbangkan angina, pada satu tangkai terapat 2 bulir, letaknya bersusun, yang terletak diatas adalah bunga sempurna dan yang terletak dibawah bunga mandul. Panjang bulir 3 mm, pada pangkal bulir terdapat rambut halus panjang dan padat, warnanya putih. Biji jorong, panjang sekitar 1 mm berwarna coklat tua.

KLASIFIKASI
Alang-alang disebut Imperata cylindrical (l.) Beauv. var. mayor (Ness) C.E.Hubb atau Imperata arundinacea Cyrilla atau Logurus cylindricus L. termasuk ke dalam famili tumbuhan Gramineae atau Poaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah ilalang, hilalang atau kambengan.

SIFAT KIMIAWI
Tumbuhan ini kaya dengan barbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain : manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, dammar, logam alkali.

EFEK FARMAKOLOGIS
Tumbuhan ini bersifat : anti piretik (menurunkan panas), diuretik (peluruh kemih), hemostatik (menghentikan pendarahan), menghilangkan haus, masuk meridian paru-paru, lambung dan usus kecil. Dalam farmakologi Cina tumbuhan ini memiliki rasa manis dan sifat sejuk.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan rimpang (daun), bunga dan akar. Dapat digunakan yang segar atau dikeringkan

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA
Berbagai literature yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dan berbagai Negara dan daerah tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit :
1. Muntah darah. Agar segar 30 -60 grm dicuci bersih, dipotong-potong, digodok dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Minum setelah dingin.
2. Mimisan. Akar segar dicuci bersih, ditumbuk dan diperas airnya sampai terkumpul 100 cc lalu diminum.
3. Air kemih berdarah. Rebus 100 grm dicuci bersih, digodok dengan 2.000 cc air bersih sampai tersisa 1.000 cc.
4. Kencing nanah. Akar segar 300 grm dicuci bersih, dipotong-potong seperlunya, digodok dengan 2.000 cc air bersih sampai tersisa 1.200 cc, ditambah gula batu secukupnya. Dibagi 3 kali minum.
5. Hepatitis akut menular. Akar kering 60 grm digodok dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Dibagi 2 kali minum 10 hari untuk 1 gelas.
6. Rasa haus pada penyakit campak. Rebus 30 grm akar minum sebagai the.
7. Radang ginjal akut. Cuci bersih 60 – 120 grm akar segar, dipotong-potong seperlunya dan digodok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas air. Dibagi untuk 2 – 3 kali minum. Rebus 60 – 120 grm pegagan segar, minum secara rutin.





Coppyright Eyangresi313 @2010

A L A M A N D A


Allamanda carthatica L..


KLASIFIKASI
Alamanda disebut Allamanda carthartica L.. termasuk ke dalam famili tumbuhan Apocynaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama lama areuy.

SIFAT KIMIAWI
Kandungan kimia yang terdapat dalam tumbuhan ini : Triterpenoid resim.

EFEK FARMAKOLOGIS
Dalam farmokologi Cina dan pengobatan tradisional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat ; pedas, pahit, hangat, beracun, pancahar (purgative), penyebab muntah (emetik).

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Efek farmokologi ini diperoleh dari penggunaan daun.

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA
Berdasarkan berbagai literature yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai Negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1. Demam. Uap dari godokan daun yang diletakkan di ember atau baskom digunakan untuk menguapi badan yang panas.
2. Sembelit. Minum air seduhan daun.
3. Eczema, bisul, abses dan kurap. Daun secukupnya setelah dicuci, ditumbuk halus untuk dibalurkan ke tempat yang sakit.
4. Membunuh belatung dan nyamuk. Ambil getah tanaman segar dengan cara menumbuk tanaman, tambah sedikit air, semprotkan kepada belatung atau nyamuk.




Coppyright Eyangresi313 @2010

A J E R A N


Bidens pilosa L…


KLASIFIKASI

Ajeran disebut Bidens pilosa L.. atau B. leucantha wilds termasuk ke dalam famili tumbuhan Composite. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah hereuga, jatingan, ketul, ketul keo, ketul sapi, ketulan, lancituwa.

SIFAT KIMIAWI

Tumbuhan ini kaya dengan kandungan kimia, yang sudah diketahui antara lain : Phytosterin-B.

EFEK FARMAKOLOGIS

Dalam farmokologi Cina dan pengobatan traditional lain disebutkan bahwa tanaman ini memiliki sifat : rasa pahit, agak dingin, penurun panas (anti piretik), anti radang (anti-inflamasi), menghentikan pendarahan, melancarkan peredaran darah, astrigen.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN

Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan akar, daun dan selirih tanaman.

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA

Berdasarkan berbagai literature yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dan berbagai Negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :

  1. Appendixitis. Tanaman ajeran 60-120 grm, allium sativum (bawang putih) 30-60 grm, direbus dan dibagi 4 dosis.
  2. Encephalitis epidemica. Tanaman ajeran 15-30 grm, kemuning (Murraya paniculata) 30-90 grm direbus dengan 4 gelas air menjadi 1 ½ gelas untuk 2 kali minum. Untuk yang berat 1 kali minum dan sehari 2 kali.
  3. Sakit gigi. Daun dikunyah.






Coppyright Eyangresi313 @2010

Selasa, 19 Januari 2010

MENGENAL JATI DIRI MANUSIA MELALUI CAHAYA HATI


Liku-liku kehidupan yang kita jalani dalam kehidupan hanyalah semu. Gagsan-gagasan tentang liku-liku kehidupan yang masih menempel di dalam hati bisa menyebabkan kegelapan kalbu. Jika hati menjadi gelap, tidak mungkin dapat memancarkan cahaya. Sinar keimanan tidak dapat menembus hati, dan hatipun menjadi gelap.

Agar hati dapat bercahaya dan dapat mengenal keajaiban-keajaiban Allah maka yang harus diperhatikan adalah goresan tentang dunia yang dipandang oleh mata yang kemudian menempel di dalam hati haruslah disingkirkan. Hal itu merupakan belenggu nafsu. Selama nafsu membelenggu hati, maka jangan diharapkan sampai kepada Allah. Jangan berharap dapat melihat keajaiban-keajaiban yang menjadi milik Allah.

Hendaklah kita membersihkan jiwa dari kesalahan-kesalahan baik kesalahan terhadap Allah maupun terhadap sesama manusia. Orang yang mempunyai kesalahan diibaratkan dia sedang menanggung junub, yaitu hadas besar yang dapat disucikan bila yang bersangkutan mandi terlebih dahulu. Adapun mandi dari kesalahan adalah dengan bertaubat.

Orang yang mengharapkan ilmu Allah, yang mana dengan ilmu itu dapat menyingkap segala hal yang gaib haruslah bertaubat dan bertaqwa. Orang yang bertaqwa tidak mungkin melakukan perbuatan buruk dan rendah. Karena taqwa dan perbuatan maksiat merupakan dua hal yang bertolak belakang. Maka mustahil dua hal itu dapat bertemu.

Janganlah kita menuruti keinginan-keinginan yang melantur setinggi langit. Gagasan atau keinginan yang bermuara pada penguasaan harta benda, kenikmatan dan jabatan duniawi. Jika kita mengumbar keinginan yang sejatinya memiliki nilai rendah, maka tak mungkin dapat menajamkan mata hati kita. Dan jangan harap menggunakan mata hati untuk menyikap perkara gaib. Oleh karena itu hakekat dunia tidak dapat di dekati dari luar, sebab pendekatan dari luar hanya memberi pengetahuan yang tampak saja, tidak memberi pengetahuan tentang hakekat dunia itu. Jikalau kita ingin tahu tentang hakekat yang sebenarnya dari dunia ini, kita harus memasuki diri kita sendiri.

Dengan mengenal diri sendiri, seseorang akan sadar dan mengerti tentang kemampuan, karakter, potensi dan kekurangan yang dimiliki di bumi mana ia bertempat serta berdiam diri. Dengan pencapaian kesadaran itu pula, setiap individu yakin akan adanya kekuatan, kekuasaan Maha Besar yang berada jauh dibandingkan dengan dirinya.

Dialah Allah Tuhan pencipta alam, sumber dari segala yang tiada menjadi ada. Tidak dapat dilihat sebab tak berwujud seperti alam dan manusia. Namun dapat dirasakan melalui hati, akal dan fikiran bahwa segala sesuatunya tercipta tidaklah terjadi secara kebetulan. Semuanya melalui proses tiada sebelum ada. Keberadaan alam dan manusia adalah bukti adanya Allah. Ada atau tidak adanya alam dan manusia, Allah tetap ada. Hanya saja, kita mengetahui adanya Allah setelah kita ada.

Keabadian dan kesempurnaan hanya milik Allah. Karena Allah bukan seperti alam dan manusia yang diproses. Teori abiogenesis dan biogenesis dapat kita jadikan untuk menelusuri dan menjelajahi jejak pemula dan kelanjutannya dari penciptaan manusia pertama Adam dan Hawa.

Adam diciptakan dari tanah, Hawa diciptakan dari bagian dirinya sendiri, tulang rusuk Adam. Dari sini populasi perkembangan manusia dimulai, bermigrasi, bertransisi, hilang punah dan berganti. Setelah hampir seluruh bumi terisi dan didiami oleh manusia, terbentanglah pemandangan keragamanan dan perbedaan diantara sesama makhluk yang namanya manusia. Fisiknya, kultur dan bahasanya, bahkan sampai kepada warna kulitnya. Semuanya merupakan penampakan yang tak terlepas dari asal mula kejadian yang paling awal.




Coppyright Eyangresi313 @2010

Jumat, 01 Januari 2010

MENGATASI GEJOLAK FENOMENA ALAM DENGAN KEAJAIBAN HATI MANUSIA


Sering terjadinya gejolak fenomena alam yang terjadi pada tahun 2009 dan yang akan terjadi di tahun 2010 ini di permukaan bumi ini membuat diri kita khawatir tentang keselamatan diri kita masing-masing. Karena hal tersebut tidak dapat dicegah dengan ilmu tekhnologi yang dimiliki oleh para cendikiawan, dikarenakan mereka sebagai manusia memiliki keterbatasan dalam hal ilmu tekhnologi yang dapat menaklukan rumusan gejolak fenomena alam ini.

Bila kita sebagai manusia mau mengkaji lebih jauh, maka kita akan menemukan suatu jawaban yang diberikan oleh Allah Sang Maha Pencipta Alam dalam mengatasi gejolak fenomena alam di akhir jaman dengan menempuh keajaiban hati yang dimiliki oleh setiap insan manusia yang sudah menjadi kelangkaan di setiap diri insan manusia tersebut, apalagi usia alam bumi ini sudah terlalu tua.

Perumpamaan hati adalah cermin, karena selama ia jernih dari karat dan kotoran dapatlah dilihat padanya segala sesuatu. Apabila karat menutupinya dan tidak ada yang menggosoknya untuk menghilagkan karatnya, maka ia pun diselimuti karat dan kotoran, lalu akhirnya binasa. Akibatnya ia tidak dapat dan dibersihkan. Itulah yang di maksud dengan sabda Rasulullah Saw :
"Sesungguhnya dalam tubuh anak Adam (manusia) terdapat segumpal daging. Apabila ia baik, baiklah seluruh tubuh, ia adalah ati."
Dan Rasulullah Saw bersabda :
"Sesungguhnya hati itu berkarat seperti esi yang berkarat."
Ada yang bertanya; "Bagaimana mengilangkannya?"
Rasulullah Saw menjawab; "Mengingat mati dan membaca Al-Quran."

Apabila kepemimpina hati gagal, seluruhnya, maka setanpun berkuasa dan sifat-sifat terpuji berubah menjadi tercela."

Diberitahukan bawa penglihatan hati dan teragnya dapat terwujud dengan mengingat Allah dan ia bisa mengingat Allah dengan bertaqwa. Ketaqwaan adalah pintu untuk mengingat Allah dan zikir adlah pintu "kasyaf" sedang "kasyaf" adalah pintu keberuntungan terbesar.


Lafal al-qolbu bisa ditetapka untuk dua arti :
  1. Pertama, daging yang terdapat di dalam dadadisebelah kiri dan di dalam rongganya berisi darah hitam. Ia adlah sumber roh dan tempat tinggalnya. Daging dalam bentuk ini juga terdapat pada hewan dan orang mati.
  2. Kedua, adalah bisikan Robbaniah Ruhaniah yang mempunyai suatu hubungan dengan daging ini. Bisikan inilah yang mengenal Allah dan memahami apa yang tidak dapat dijangkau oleh khayalan dan angan-angan, dan itulah akikat manusia dan dialah yang diseru. Makna ini ditunjukan oleh firman Allah : "Sesungguhnya pada yang demian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yag mempunyai akal" ( QS: Qaaf ayat;37).

Andaikata yang dimaksud dengan al-qlbu disini adalah jantung , tentulah ia terdapat pada setiap orang.

Maka ketahuilah bahwa kaitan bisikan dengan daging ini adalah kaitan yang tersamar, tidak dapat terjangkau dengan penjelasan, tetapi tergantung pada penyaksian. Hanyalah dapat dikatakan bahwa bisikan (hati) itu seperti raja dan daging ini seperti gedung dan kerajaan, karena kalau hubungannya seperi halnya benda-benda, tentulah tidak bisa dikatakan. "Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya". (QS: Al-Anfaal ayat; 24)


Ilmu yang sholeh dan terdapaT di dalam hati bilamana dengan cara belajar dan melakukan pendahuluan, maka itu adalah cara Sufi, yaitu dengan kasyaf dan penyaksian, hal itu ada 2 (dua) macam :
  1. Seperti terjadinya ilham di dalam jiwa, yaitu bisikan di dalam hati. Rasulullah Saw bersabda : "Sesungguhnya Ruhul Quds membisikkan di dalam hatiku : cintailah siapa yang engkau kehendaki, karena engkau pasri berpisah dengannya. Dan beramallah apa saja yang engkau kehendaki, karena engkau pasi dibalas. Hiduplah sekehendakmu, karena engkau pasi mati".
  2. Jenis ilham, yaitu bila disingkap baginya hakikat-hakikat dan segala sesuatu dan ditunjukkan malaikat yang ditegaskan untuk itu dari siapa ia mendapat faedah.

Hati yang bersih itu adalah cermin yang bening dan terang.Telah engkau ketahui sebelumnya bahwa itu hakikat-hakikat segala sesuatu yang terukir di Lauh Mahuz. Bagitu hijab (tabir) terangkat dan cermin berada di hadapan Lauh Mahfuz, tersingkaplah hakikat-hakikat ilmu dan terangkatnya yabir, terkadang di waktu tidur dan terkadang dalam keadaan terjaga, dan terkadang dengan tiupan angin lembut tanpa sebab dari pihak hamba atau persiapan sehingga berkilau di dalam hati dari belakang tabuir keajaiban suatu ilmu.

Allah lebih tahu tentang cahaya dan bisikan lembut yang diungkapkan bagi hati mereka, dan ia adalah cara Nabi dan para wali, karena mereka tidak menghasilkan ilmu dan hakikat-hakikat dengan belajar, tetapi mereka menemukna harta terpendam dan tidak berusaha untuk menghasilkannya.

Hati itu mempunyai dua pintu. Satu pintu menuju dunia indera-indera dan satu pintu menuju alam gaib. Kebenaran perkataan ini diketahui dengan merenung di waktu tidur, karena engkau lihat keajaiban-keajaiban di dalamnya dan tampak segala yang gaib bagimu dan apa yang akan terjadi setelah beberapa waktu yang lama dan dalam keadaan terjaga. Hal itu dialami oleh siapa yng suci hatinya dari segala sesuatu selain Allah dan menghadaplah seluruh dirinya kepadaNya.

Rasulullah Saw bersabda :
"Beruntunglah al-mufriduun".
Ada yang bertanya :
"Siapakah mereka, ya Rasulullah ?"
Rasulullah Saw menjawab :
"Orang-orang yang berijtihad dengan mengingat Allah dan zikir itu menghilangkan dosa-dosa mereka, lalu mereka muncul di hari kiamat dalam keadaan ringan".

Ternyata jalan masuk ini seluruhnya adalah pintu yang masuk dari hati yang menuju alam gaib, yaitu alam Allah.

Orang-orang mukmin berjalan dengan cahaya mereka seperti gunung dan sebagian mereka diberi yang lebih kecil sehingga orang terakhir diberi cahaya pada ibu jari kakinya. Maka sekali ia bersinar dan sekali ia padam. Apabila bersinar, ia melangkahkan kakinya lalu berjalan. Dan apabila padam, ia tetap berdiri dan lewatnya mereka di atas shirat adalah menurut kadar cahaya mereka.

Hati itu mempunyai sebuah pintu, dimana setan masuk di hadapan pintunya yang menuju alam gaib. Setan mengeluarkan bisikan serperti hlnya malaikat mengeluarkan bisikan. Sifat-sifat tercela adalah pintu masuk setan ke dalam hati. Jalan masuk setan menjadi sempit atau tertutup sesuai dengan banyaknya sifat-sifat tercela yang dihilangkan. Sebaliknya kalau dibiarkan, maka meluaslah pintu-pintu itu terhadap setan. Apabila engkau tutup pintu ini, mka hati menjadi hikmah dan tempat turunnya malaikat. Apabila engkau biarkan terbuka maka hatipun menjadi saang setan.

Kehidupan diatas permukaan bumi ini akan terasa lebih damai dan indah, serta didukung oleh keberadaan alam yang selalu mendukung dengan memberikan rasa kenyamanan dibarengi dengan kelimpahan segala bentuk taufiq dan hidayah yang diberikan oleh Allah yang sangat berlimpah ruah tanpa adanya kerusakan dan pertikaian diatas muka bumi ini.


Manakala Allah memberikan kita karunia, Allah ingin kita menyadari kabaikanNya.
Manakala Allah membuat kita kehilangan Allah ingin menunjukan kepada kita kekuasaanNya yang luar biasa.
Allah menginginkan membuat kita paham bahwa Allah menampakan diriNya kepada kita dalam anugrahNya.

Kepasrahan adalah keputusan sikap untuk tidak melakukan kesalahan yang sama seperti yang dilakukan pada masa lalu Jadikan kehidupan ini menjadi sesuatu yang lebih positif dan menyenangkan. Bahwa Hari esok akan lebih baik dari hari sekarang.

SELAMAT TAHUN BARU 2010
SELAMAT TAHUN BARU 2010
SELAMAT TAHUN BARU 2010
SELAMAT TAHUN BARU 2010
SELAMAT TAHUN BARU 2010






Coppyright Eyangresi313 @2010


Rabu, 30 Desember 2009

HADIAH TERINDAH AKHIR TAHUN 2009 UNTUK "PRITA MULYASARI"


FENOMENA KEKUATAN DOA TERNAMPAK SECARA LANGSUNG DALAM PERISTIWA DI AKHIR TAHUN 2009
"PRITA MULYASARI"



Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Selasa (29/12) siang, memvonis bebas Prita Mulyasari. Majelis hakim menilai terdakwa tidak terbukti secara sah dan menyakinkan mencemarkan nama baik Rumah Sakit Omni Internasional lewat surat elektronik atau email. Hakim justru berpendapat apa yang dilakukan Prita sebagai kritik terhadap pelayanan rumah sakit.

Sidang lanjutan pencemaran nama baik Rumah Sakit Omni Internasional dengan terdakwa Prita Mulyasari kembali digelar di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Selasa (29/12), pukul 10.00 WIB. Agenda sidang kali ini mendengarkan pembacaan vonis.

Terkait pembacaan vonis ini, Prita mengaku tidak ada persiapan khusus yang dilakukannya. Sebelum berangkat ke pengadilan, sebagai ibu, ia cuma sempat berpamitan dengan kedua buah hatinya itu. Prita mengaku tak berpikir macam-macam soal putusan hakim nantinya. Ia hanya berharap hakim membebaskannya dari tuntutan jaksa hukuman selama enam bulan penjara

Vonis ini disambut haru dan tangis Prita. Putusan ini sesuai yang diharapkan Prita sebelumnya, yakni hakim membebaskanya dari tuntutan jaksa hukuman selama enam bulan penjara

Putusan ini sama seperti putusan sela yang pernah dikeluarkan PN Tangerang pada akhir Juni silam. Ketika itu, hakim menilai penggunaan Pasal 27 Ayat 3 UU Informasi dan Transaksi Elektronik tidak tepat. "Pasal tersebut cukup jelas, tak multitafsir, dan bisa berdiri sendiri," kata Karel Tuppu, Ketua Majelis Hakim Karel.


Tak peduli bagaimanapun ganasnya badai kehidupan
Tak peduli beratnya tantangan hidup.
Semua cobaan itu......
Takkan mampu menggoyahkan seseorang yang memiliki......
Keteguhan; kemauan dan Keyakinan akan doanya sendiri
Bahwa Tuhan tidak akan pernah tinggal diam
dan selalu menjawab doa bagi setiap hambanya yang benar-benar yakin
dan ikhlas menerima segala ketetapan dariNya.
Karena SUKSES ;lahir bukan krena kebetulan
atau keberuntungan semata.
Sukses terwujud karena di ikhtiarkan melalui
Perencanaan yang matng; Keyakinan Doa; Kerja Keras; Keuletan;
Niat Baik dan Pantang Menyerah



THE LAW IS ALWAYS LOGIS BUT LAW IS ALWAYS LAW GOD IS THE MOST LEGAL RIGHT

Selamat Berkumpul Kembali Bu "Prita Mulyasari" Dengan Keluarga
Dan Tak Lupa
Selamat Bagi Para Pendukung Ibu "Prita Mulyasari" Yang Berada Di Negeri Tercinta Ini
Serta Tak Lupa Saya Ucapkan

SELAMAT TAHUN BARU 2010

MAJULAH BANGSAKU, MAJULAH NEGERIKU